Jumat, 26 Agustus 2016

Diklatstar Intelijen Kesbangpol Kabuapten Kotabaru

Suara Bamega Kotabaru, Diklatstar Intelijen Kesbangpol Kabupaten Kotabaru dalam rangka deteksi dini terhadap ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan, stablitas keamanan di daerah aktualisasi percepatan informasi cepat, lapor cepat, bertempat di Meting room Hotel Grand Surya Jum"at (26/08/16)

Acara Diklatstar Intelijen dari hari Kemis samapai Jum'at tanggal (25 - 26 /08/16) di hadiri Wakil Bupati, BIN Provensi, Kesbangpol Provensi, Polres, Kodim 1004, Kesbangpol Kotabaru, Satpol PP, SKPD, LSM, dan Masyarakat.

Acara pelantikan pengurus FKDM (Forum Komonikasi Dini Masyarakat) di lantik oleh Wakil Bupati Ir. Burhanuddin sebagai Ketua dewan Penasehat Priode 2016 - 2019, Ketua H. Joyo Budi, SH, Kum, Sekretaris Tuntung,HST, Bendahara Bahrudin, dasar terbentuk FKDM
1. UU Nomor 2 Tahun tentang Pertahan Negara, UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah daearah, Kepmen Dagri No 130 tahun 2003 tentang organisasi Depertemen dalam Negeri.

Kepala badan Kesatuan Bangsa Dan Politik H. Adi sutomo mengatakan , "Kegiatan pendidikan Intelijen sangat bagus karena ini sangat diperlukan baik Pemerintah karena penyelenggara nya Kesbangpol terutama kan memang Pemerintah memerlukan, meminta dari Komonitas Intelijen untuk memberikan Invormasi yang akurat, tepat, cepat, dan benar  tugas - tugas intelijen ini sebagai tugas mulia dalam raga menjaga stabilitas keamanan di daearah'

Kata Tomo, "Apa yang harus di keluarkan oleh peserta Diklat, peserta diklat ini membentuk satu komonitas Intelijen yang di dalam ada meraka - meraka merekomodasikan kepada pemerintah Daerah, yang pertama adalah masalah Lembaga Pemasyarakatan yang  sudah melebihi kapasitas penumpang sudah mencapai 1000 lebih, yang kedua kenapa di angkat Petugas nya minim, yang ketiga apa lagi menghadapi musim kemarau ini rawan dengan kekerasan meraka antri mandi pengunaan air tadi,  meraka sudah kehabisan air, ke tiga di LP ini maslah limbah yang sudah bocor keluar, ke empat maslah jatah hidup nya, para penghuni nya adalah 60 % Narapidana berasal dari Tanah Bumbu dan 40% yang di kotabaru, dan 60% itu adalah kasus Narkoba yang di lakuakna oleh anak remaja, pemuda, saya menganggap Lembaga Pemasyarakat ini sebuah Bom waktu, ini untung tidak ada reaksi, aksi dan lainya.

Lanjut Tomo, "Yang kedua masalah Narkoba yang sudah menjalar dan lain sebagai nya sudah menjadi musuh Negara kita memerikan saran rekomendasi kepada Bupati agar para aparat yang terlibat itu segera di tindak agar sebagai contoh, Bupati beserta BNN dan lembaga terkait ini bekerja sama saling senergi dalam rangka pemberantasan Narkoba di kotabaru siapa pun harus di tindak.

Panitia Acara Diklatstar Intelijen Tuntung, HST mengatan, "Jumlah yang di lantik 23 orang FKDM tugas memberikan Rekomendasi kepada Pemerintah Daearah tentang ketertiban, keamanan, ketentraman masyarakat, tutupnya (Hasan)

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top