Kamis, 01 September 2016

Workshop Sosialisasi Dan Internalisasi Penyusunan Kajian Risiko Bencana

Suara Bamega Kotabaru, Workshoop sosialisasi dan Internalisasi penyusunan kajian risiko bencana Kabupaten kota wilayah Sumatra dan Kalimantan tahun anggran 2016 bertempat di Oproom Setda Kotabaru,Kemis (01/09/16)

Acara Workshoop sosialisasi dan Internalisasi penyusunan kajian risiko bencana Tim Penyusun KRB Praksisi Bencana Alumni Magister Mitigasi Bencana IPB oleh BNPB Pusat, BNPD Kotabaru, Basarnas,Dinas Sosial, Bepeda, BPKAD,Polres,Kodim 1004, Lanal,Sat Pol PP,  SKPD terkait Rumah Sakit, KKP, Camat, MUI. Ormas.
Lingkup Pengkajian Tahun 2016 KAK BNPD :
Gempabumi, Tsunami, Banjir, tanah longsor, Letusan Gunungapi, Gelombang Ekstrim dan Abrasi, Cuaca Ekstrim, Kekeringan, Kebakaran Hutan dan lahan, Banjir Bandang.

Tim Penyususn KRB oleh BNPD Puasat Muhamad Munawir Syarif,SD.M.SI mengatakan, "Untuk kajian tahun 2016 BNPD telah membuat sebuah kajian bencana untuk tahun ini Kabupaten Kotabaru mendapat manpaat untuk di buatkan dukomen KRB,  Kotabaru terpilih dan merupakan kota masa pertumbuhan di samping memiliki risiko yang tinggi, maka dari itu Pemerintah Pusat mebantu dalam penyusunan KRB di Kotabaru.

Kata Munawar ," berharap hasil kerja ini semua Intstansi yang terkait baik Kepala BNPD atau Intstansi yang lain dalam penyusun program pembangunan tidak terlepas dari dokomen yang telah kami buat dan tidak terlepas penangulangan bencana,


Pimpinan Basarnas Kotabaru Abraham B. Kolimo mengatakan, "Perda - perda yang  menyangkut bencana, kegiatan lainnya kalau bisa di dukung untuk bisa melakukan sesuatu ada kekurang di situ kita bisa dapat memenuhi nya, saran bencana bagi penduduk - penduduk masyarakat kita yang bernda di daerah - daearah rawan bencana paling tidak mereka sudah bisa mengetahui kapan dan saat apa dia bisa untuk berusaha untuk menghidar dari tempat itu dan situ ada tempat untuk kita mengumpul dengan jalur epakuasi yang mana bisa terjadi musibah, masyarakat itu bisa di berikan satu petujuk untuk mereka akan tinggalkan tempat berkumpul supaya epakuasi yang lebih cepat.

PLH BNPD Kotabaru Muhamad Mahmud mengatakan, "Acara ini merupakan masalah kebencanaan di Kabupaten kotabaru yang di pasilitasi oleh BNPD Pusat, ini semua biaya penyelenggara dari BNPD Pusat di mana untuk Kalimantan Sealatan terpilih hanya satu Kabupaten yaitu Kotabaru, sehingga kedepan kita sudah tahu potensi - potensi bencana apa yang ada di Kotabaru itu sehingga nanti kesiapan - kesipan dalam rangka penangan kebencanaan itu kita akan lebih konperensif, lebih terpadu, terkodinir dan juga terencana sehingga bisa memanilisir risiko bencana.

Kata mahmud, "Bencana di Kotabaru ini sebernarnya punyai potensi bencana ada sembilan, banjir, kekeringan, kebakaran, angin puting beliung, kebakaran lahan hutan, kebakaran pemukiman, tanah longsong, banjir bandang, yang mungkin terjadi bencana di kotabaru, sehinga dengan adanya perencanaan dan pemetahaan ini kita siap - siap penjagaan baik kita, masyarakat, mau pihak punya usaha bisa membantu di dalam penangan ke bencanan itu.

Lanjut Mahmud, "Kita akan mempersiapkan sumber dana yang ada di BNPD berkordinasi dengan sektor dan dengan dunia usaha semua kita libat kan, karena bencana ini tidak bisa di urusi oleh BNPD harus ada tiga komponen singkron dan dunia usaha, Pemerintah daerah, dan masyarakat, "tutupnya.(Hasan)

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top