BPMPD Kotabaru Mengadakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Dan Kepala Desa

Suara Bamega
Suara Bamega Kotabaru, Pelatihan peningkatan kapasitas Aparatur Desa Kepala Desa se Kabupaten Kotabaru Tahun 2016, bertempat di Hotel Kartika, Rebu (30/11/16).

Pelatihan peningkatan kapasitas Aparatur desa di hadiri Wakil Bupati, Kepala BPMPD, Kanit Tipikor Polres Kotabaru, Kejaksaan, Stap BPMPD, Camat Pulau Laut Utara, Kepala Desa Se Kabupaten Kotabaru.

Wakil Bupati Kotabaru Ir. Burhanuddin mengatakan, " Seorang Kepala desa mempunyai peranan penting dalam mewujud kan desa yang mandiri, sejahtera dimana kepala desa mampu memahami masalah desa dengan cermat, mampu menemukan solusi yang terbaik terhadap permasalahan dan yang dihadapi terutama serta mampu menyelesaikan dengan baik, dukungan baik dukungan kebijakan angaran, sarana pesarana serta dukungan masyarakat ikut serta membantu desa.

Kata Burhan, " Kita sangat mengasprirasi dengan ada nya kegiatan Peningkatan kapasitas kepala desa ini, melaui kegiatan Kepala Desa ini kita berharap Kepala Desa dapat memperkuat koordinasi meningkatkan sinkronisasi dan mengebangkan kerja sama serta Gotong Royong untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa menuju Kabupaten Kotabaru yang maju, aman, damai dan sejahtera, disamping itu diharapkan pula kegiatan ini mampu meningkatkan Kapasitas Sumbur Daya Masyarakat desa khususnya para Kepala Desa menciptakan Tata Kelola Pemerintahan Desa sesuai dengan peraturan per Undang - Undang yang berlalu.

Kepala Badan BPMPD Kotabaru Ir. H. Hasbi M. Tawaf, SH, M.Si mengatakan, " Hari ini kita melakukan pelatihan peningkatan kapasitas Aparat Desa terutama Kepala desanya, baru - baru ini kita adakan Pilkades serentak 148 desa dan kita sudah melantik 187 Kepala Desa yang baru, sebagaimana kita ketahui bahwa Dana Desa itu sesuai aturannya itu sudah ada komposisi nya 70% itu harus pisik, sara pesarana dan 30% itu adalah pemberdayaan masyarakat desa, misalnya PKK, Pokjana, bisa Pendidikan Paud, pelatihan -pelatihan keterampilan bagaimana menciptak potensi di desa dan Bumdes.

Kata Hasbi, " Kalau Pemerintah Kementerian Desa inti dari mengelola uang itu nanti mengelola uang itu nanti terutama yang usaha - usaha itu adalah Bumdes, salah satu tugas utama nanti dalam era Bupati kita ini kan kedepan Visi Misinya pokus kepada pembinaan dan pembentukan Bumdes, dari sekitar 198 desa itu kita sudah membina sekitar hampir 40, nanti kita akan terus membentuk Bumdes, harapan kita Kepala Desa yang belum tahu jadi tahu, yang sudah tahu meningkatkan pengetahuannya, terutama pengatahuan mental kita jangan sampai uang desa menjadi uang sendiri, kita juga mengundang pembicaranya dari Inspektorat, Keplosian dan Kejaksaan Kejaksaan supaya saudara kita Kepala desa melaksnakan tugas betul - betul di dalam kolidor yang sesuai dengan aturan.

Kanit Tipikor Polres Kotabaru Iptu. Tumbur Sirait mengatakan, " Kepolisian Negara Repulik Indonesia Daerah Kalimatan Selatan Resort Kotabaru memberikan bahan paparan Tindak Pidana Korupsi dalam mengawal Dana Desa, peran Polri sebagai salah satu pengembangan dibidang Penegakan Hukum, tugas wewenang Polri dalam Pemberantasan Tipikor di emban oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Mabes Polri yang secara struktur berjenjang ke Sub Direkturat Tipikor Polda sampai Unit Tipikor di Tingkat Polres.

Kata Tumbur, " Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Korupsi yang dilaksanakan oleh Polri berdasarkan Hukum Formil dan Hukum Materiil yang berlaku, baik KUHAP, Undang - Undang, Peratirah Pemerintah, Peratiran Presiden bahkan didulung sebagai Petayiran di Internal Polri, " tutupnya.(Hasan)