Kelompok Usaha Bersama Nelayan Mendapatkan Bantuan Alat Tangkap Dan Kapal 7 GT Dari Dinas Kelautan Dan Perikanan

Suara Bamega
Kotabaru (Suara Bamega) Sosialisasi Kelompok Usaha Bersama (KUB) sekaligus penyerahan batuan program Dinas Kelautan dan Perikanan, Senin (19/12/16) bertepat di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan

Sosialisasi Kelompok Usaha Bersam di hadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabid Perikanan Tangkap, Camat Pulau Laut Utara, Kepala Desa Semayap, Kepala Desa Sarang Tiung, Ketua Kelompok  Nelayan, Nelayan Kotabaru.Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Fachruddin Rif' ani, S.Pi.M.AP mengatakan, " Harapan kami kepada para nelayan ya g menerima bantuan baik itu bantuan Alat Tangkap, Bantuan Kapal, Sertifikasi Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan, Sertifikasi Kursus dan Pelatihan Kompetensi Awak Kapal dan yang lebih penting adalah Kartu Asurasi Nelayan.

Kata Fahruddin, " harapan kami Dinas Kelautan dan Perikanan  nantinya para nelayan bisa memampaatkan semua yang jadi bantuan dari Pemerintah ini menjadi pengembangan bagi ekonomi masyarakat Nelayan.

Kabid Perikanan Tangkap DKP Dedy Rusnady, S.Pi mengatakan, " Hari ini ada beberapa penyerahan bantuan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan program kita untuk nelayan untuk tahun 2016 yang sudah kita serahkan berupa hibah seperti Mesin dan Alat Tamgkap hari kita menyerahkan lagi hibah berupa ada tiga  buah Kapal yang 5 GT ( Groes Tones) satu buah Untuk Pulau Laut Barat Lontar, 7 GT ( Groes Tones) satu bauh untuk Pulau Laut Barat Lontar dan satu buah 7 GT untuk Daearh Hilir Pulau Laut Utara.

 Kata Dedy, " Kami juga memberikan berupa alat tangkap Arternatif pengganti Lampara Dasar yang saat ini dengan Peraturan Menteri No 2 Pelarangan pengguna alat tangkap Hela dan Tarik, nah di Kotabaru kebanyakan Lampara Dasar dari Dinas memberikan percontohan dan memeberikan alat tamgkap yang tidak di larang alat tangkap Gilnet Milennium dan Jaring Insang kepada dua kelompok Hilir Muara dan desa Rampa masing - masing  kelompok mendapat 33 Set, dan juga kami menyerahkan berupa Kartu Asuransi Nelayan seperti santuan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan sebagai beri,ut 1. Kematian, 2. Cacat tangkap, 3. Biaya pengobatan.

Ketua Kelompok Karya Muda dari desa Rampa Junaidi mengatakan, " Kami sangat berterima Kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan yang mana memberikan alat tangkap Gelnet Melennium ini sebagai pengganti Lampara Dasar yang di larang Pemerintah, alat tangkap ini sebagai contoh dan memberikan pelajaran semoga para nelayan di desa Rampa mau merubah alat tangkat Gelnet Melennium yang setujui Pemerintah, "tutupnya.(Hasan)