Sabtu, 31 Desember 2016

Maraknya Toko Minimarket Dan Supermarket Berdekatan Dengan Pasar Tradisonal Di Kotabaru

Kotabaru (Suara Bamega) Marak nya toko Mini Market atau Super Market dan masalah penjualan LPJ sekarang ini semakin merebak di pertokoan apa kah ada ijinnya di Kabupaten Kotabaru, Sabtu (31/12/16).

Wakil Ketua LSM Fermula Kabupaten Kotabaru H. Abdul Gafarm mengatakan, " Atas usulan pedagang kepada LSM Fermula dan pegangan juga mengirim surat langsung ke Bupati dan tembusan ke Instansi terkait, juga LSM Fermula mengadakan Hearing dengar pendapat dengan DPRD Kabupaten Kotabaru  permasalah merebaknya Super Market di Kabupaten Kotabaru, sesuai dengan Peraturan Meneteri Perdagangan 2008, sudah ada panduan untuk menetapkan jarak Super Market dan di tindak lanjuti dengan Peratuaran Daerah Kabupaten Kotabaru Dinas Pasar mengatakan ada Perda No. 10 tahun 2016 yang melindungi pasar tradisional dimana pembinaan pasar rakyat pusat perbelanjaan kami akan melaksanakan sosialisasi tentang Peraturan Daerah. Didalam Perda sudah di atur jarak 3 KM, lebih rinci Bagian Hukum yang mengagendakan dan akan mengudang pihak LSM Fermula untuk turun kepangan.

" Lalu permasalan LPJ regulasi dibuat perda No. 07 Tahun 2014 tentang perdagang LPJ merupakan pengganti minyak tanah yang tidak diedarkan, menurut Peraturan Presiden no. 71 pasal 7 dan 11 LPJ merupakan barang pokok yang penting. UU 03 Nomor 1992 karena ini barang berbahaya maka harus melalui Perijinan ijinnya. Setelah Perda ini muncul maka Perijinan tidak menguluarkan lagi ijin untuk membuat Super Market, kecuali berkesuaian dengan Perda yang diberlakukan.

Kata Gafar, " Jadi permasalan ini LSM Fermula dan pedagang di undang oleh DPRD untuk menghadiri Hearing Dengar Pendapat masyarakat tersebut, yang kami usulkan pada Hearing tersebut agar tanggapan dari Bagian Perijinan, Sat Pol PP,  Bagian Hukum dan Dinas Koperasi. Terus setelah itu H. Genta Kusan Anggota Komisi II dari pasar rakyat ke pasar moderen itu 3 KM dan kalau membangun lagi diatur jaraknya S/D 500 M, perda yang baru akan kami gunakan (jarak 500 M) aturan sudah di terbitkan dan jangan merevisi dan aturan yang baru atau luasan lahan parkirnya.

Lanjut Gafar, " Kami sampaikan dalam acara Hearing setahu kami peratuan Menteri tahun 2008 mengatur tentang Super Market, Mini Market mengenai pemberian ijin kepada pemilik Super Market, Mini Market yang merebak beredekatan pedagang pasar tradisional sangat dekat sekali mungkin hanya berjarak antara 300 M sampai 400 M. Kami memohon agar Super Market yang sudah diijinkan sekitar 5 buah dekat pasar tradisional itu itu supaya perijinan di tinjau kembali, " tutupnya (Hasan)

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top