Rabu, 08 Maret 2017

Polair Polres Kotabaru Melakukan Pemeriksaan Surat Izin Penangkapan Ikan

Kotabaru (Suara Bamega) Telah terjadi pengrusakan alat tangkap ikan Lampara dasar milik nelayan Pagatan yang di lakukan  oleh masyarakat desa pudi, Selasa (07/03/17) di perairan laut Pudi sekitar 4 Mil arah timur desa Pudi Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Saat 4 buah kapal nelayan KMN Fajar Muliya 01, KMN Bunga Asmara III, KMN Bunga Rahayu 2 dan KMN Berkat Doa, yang berasal dari Pagatan Kab. Tanah Bumbu yang sedang mencari ikan di perairan laut 4 Mil arah timur desa Pudi Kab. kotabaru dengan menggunakan alat tangkap Lampara dasar.

Didatangi oleh masyarakat Pudi dengan menggunakan 4 buah balapan kemudian masyarakat tersebut langsung marah marah dan mengancam nelayan kemudian memotong alat tangkap Lampara dasar dengan parang, setelah itu mengusir nelayan Pagatan setelah itu nelayan pergi dan melaporkan kejadian ke Polair Polres KOTABARU terhadap kejadian tersebut pihak nelayan dari Pagatan mengalami kerugian untuk KMN Berkat Doa sekitar 8 juta, KMN Bunga Asmara III sekitar 5 juta, KMN Bina Rahayu 2 sekitar 5 juta dan KMN Fajar Muliya 01 sekitar 6,9 juta untuk korban jiwa tidak ada.

Tindakan yang di ambil Polair Polres Kotabaru melakukan pemeriksaan Kapal dan dokumen, melakukan pemeriksaan ijin penangkapan ikan, interogasi terhadap Nahkoda kapal, koordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru dan Dinas Kelautan perikanan Provinsi Kalsel.

Koordinasi dengan  Polsek Kelumpang Utara  Pudi untuk merencanakan pertemuan ke dua belah nelayan baik dari Pudi maupun Pagatan dan meredam supaya tidak ada
balas dendam, "tutupnya.(Hasan)
Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top