Sabtu, 25 Maret 2017

Lomba Olimpiade Sains Nasional Jenjang SD/MI Tingkat Kabupaten

Kotabaru (Suara Bamega) Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SD/MI Tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2017, Membentuk Siswa Menjadi Generasi Eksis Proaktif, Kompetit Dan Smart, Sabtu (25/03/17) di ruang kelas SDN 6 Dirgahayu Kabupaten Kotabaru Kalimatan Selatan. 

 Acara Olimpiade Sains Nasional (OSN) di hadiri Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru, Kasi Peserta Didik SD Dinas Pendidikan, Kasi Kelembagaan dan Persarana Paud Bidang Pormal, Kepala Sekolah SDN 6 Dirgahayu, Bapa dan Ibu para pendamping, Para Pengawas, Juri OSN serta Siswa Siswi Peserta ONS Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. SD/MI yang ikut lomba OSN ada 64 orang. 32 orang bidang IPA dan 32 Bidang Matematika. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru Selamat Riyadi, S.Pd, M.Ed mengatakan, " Kami mengucapkan Terima kasih kepada Kepala Sekolah SDN 6 Dirgahayu beserta jajarannya yang terlah bersedia meminjamkan tempat sehingga kita bisa melaksankan Olimpiade Sains Nasional dan pada semua pendamping yang telah membina menyiapkan peserta didiknya untuk mengikuti lomba OSN tingkat Kabupaten Kotabaru. 

" Kegiatan Olimpiade Sains ini sebenarnya muara dari proses yang kita lakukan di semua sekolah yang bapak, ibu kerjakan dan laksanakan proses belajar dan mengajar, ini juga terkait erat dengan standar nasional pendidikan yang sama - sama kitahui ada standar proses kompentasi kelulusan, standar proses , standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sara pasarana, standar pembiayaan, standar penilaian. 

Kata Selamat, " Dari tema Olimpiade Sains Nasional ini sangat luar biasa sekali mudah - mudahan kita bisa membentuk siswa menjadi generasi yang eksis dan membetuk manusia yang cerdas. Kita berharap untuk di Kabupaten Kotabaru pada seperti tahun - tahun yang lalu yaitu pasti ada yang mewakili untuk tingkat Provinsi di Kalimantan Selatan. Kita bisa menghadirkan kurang lebih 62 orang peserta kedepan pada tahun 2018 nanti kita bisa menghadirkan lebih banyak lagi peserta dari yang ada. 

Lanjut Selamat, " Pada saat ini adanya undang - undang tentang perlindungan anak kita mohon kepada pada semua guru - guru untuk menghindari tindak kekerasan terhadap anak, berilah didikan yang baik, tidak merugikan pihak sendiri, kepada pihak sekolah, maupun kepada anak - anak didik kita, karena saat ini bukan jaman kita melakukan tidak kekerasan terhadap anak, " tutupnya.(Hasan)

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top