Selasa, 11 April 2017

Bupati Kotabaru Mengucapkan Selamat Datang Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Di Kabupaten Kotabaru

Kotabaru (Suara Bamega) Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan bersama  istri  bersilaturahmi ke Kabupaten Kotabaru dalam rangka kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri  Kabupaten  Kotabaru, Selasa (11/04/17) di Operation Room Setda Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. 

Kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Dr. H.  Abdul Muni, SH beserta Ibu Hj. Asmaniah Ratna Abdul Muni Ketua IAD Wilayah Kalimantan Selatan ke Kabupaten Kotabaru di sambut oleh Bupati Kotabaru H. Said Jafar, SH dan Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru Hj. Fatma Idiana, Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Plt Setda, Asisten III, Kepala SOPD di lingkunagn Pemerintahan Kabupaten Kotabaru. 

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Dr. H. Abdul Muni, SH dalam sambutannya mangatakan, " Simpul - simpul rawan penyimpangan pengelolaan keuangan daerah : Penyimpangan terhadap ketertiban dan ketaatan pada peraturan perundang - undangan, penyimpangan terhadap kehematan dan efisiensi, penyimpangan terhadap efektifitas , pengadaan barang dan jasa dari titik penyusunan anggaran sampai pelaksaan dan bahkan sampai selesai pelaksanaan itu semuanya rawan terjadinya penyimpangan. 

" Keuangan daerah harus disesuikan dengan kebutuhan nyata sebagimana dalam rencana penggaran. Dan dikelola sesuai dengan sistem akuntansi pemerintah (SAP), Tingkatkan efektivitas sistem pengendalian internal, salah satunya adalah memperbaiki sistem untuk bisa meningkatkan frekuwensi waskat secara terus menerus, persempit ruang gerak obyek yang diawasi sehingga penyimpangan pengelolaan keuangan daerah dapat di cegah, peran DPRD untuk melaksankan salah satu fungsinya sebagai pengawas politik dan serta aparat pengawasan internal pemerintah dalam melaksankan tupoksinya mengendalikan pengawasan agar tujuan pengawasan terhadap obyek yang diawasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh perturan perundang - undangan yang berlaku.

 Kata Muni, " Asas umum pengelolaan keuangan negara atau daerah : 1. Keuangan negara dikelola secara tertib, 2. Taat pada peraturan perundang - undangan yang berlaku, 3. Efisein, ekonomiis, efektif, transparan, 4. Bertanggung jawab, 5. Dengan memperhatikan asas keadilan, kepatuhan dan mamfaat untuk masyarakat. Strategi kebijakan pemberantasan korupsi preventif Aspek Pencegahan TP4D Refresif Aspek Penindakan, Penyidikan dan Penuntutan. 

Bupati Kabupaten Kotabaru H. Sayed Jafar, SH dalam sambutannya mengatakan, " Alhamdullih terima kasih atas kunjungan bapa beserta ibu dan rombongan, kami ucapkan selamat datang di Kabupaten Kotabatu. Kami di Kabupaten Kotabaru dari  luas wilayah Kabupaten Kotabaru 9422 dengan jumlah penduduk 350 ribu terdiri ada 162 pulau tersebar dipesisir pantai alhamdullih kondisi keadan Kotabaru dalam keadan kondusif, kemajuan Kotabaru seperti yang dulu. Kita minta arahan dan wejangan  dari bapa untuk kami melaksanakan pemerintahan Kabupaten Kotabaru bisa maju dan sukses, " tutupnya.(Hasan)
Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top