Jumat, 28 April 2017

Konsultasi Publik Penataan Blok CA Teluk Kelumpang, CA Selat Laut Dan CA Selat Sebuku

Kotabaru (Suara Bamega) Kunsultasi Publik Penataan Blok Cagar Alam Teluk Kelumpang, Cagar Alam Selat Laut Dan Cagar Alam Selat Sebuku, Kemis (27/4/17) di Hotel Grand Surya Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. 

Acara di hadiri Deriktur Dan Informasi Kawasan Konservasi Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI, Asisten II Setda Kabupaten Kotabaru, Asisten Pemerintah Dan Kesra Tanah Bumbu, Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan, Plt DLHD, Kadis Perikanan, Camat, Para Undangan Peserta Konsultasi Publik dan lainnya. 

Asiten II Setda Kabupaten Kotabaru Drs. H. Joni Anwar, M.AP dalam sambutannya mengatakan, " Pengelolaan kawasan suaka alam adalah upaya sistematis yang dilakukan untuk mengelola kawasan melalui kegiatan perencanaan, perlindungan, pengawatan, pemanfaatan, pengawasan dan pengendalian. Penataan blok pengelolaan Cagar Alam merupan salah satu rangkaian yang bertujuan untuk menata kawasan konservasi yang bertujuan untuk menata kawasan ke dalam blok pengelolaan sesuai dengan hasil inventarisasi pontensi serta mempertimbangkan prioritas pengelolaan kawasan.

 " Hal - hal yang menjadi pertimbangan dalam penataan blok adalah adanya permasalahan, potensi serta kondisi dan status terkini nilai penting kawasan. Sumber daya alam hayati dan ekosistemnya yang merupakan salah satu aset modal pembangunan daerah hendaknya dimamfaatkan dan dikelola dengan rencana dan pertimbangan yang matang, agar dalam pelaksanaannya tidak bertentangan dengan konsep pembangunan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. 

Kata Joni, " Dalam pengelolaan kawasan konservasi yang dalam pelaksanaannya diperlukan adanya koordinasi antara berbagai instansi agar dapat memaduserasikan dan mensinkronkan kebijakan konservasi dengan perencanaan daerah, sehingga keduanya dapat saling menunjang serta berjalan secara optimal. Secara administrasi pemerintahan, kawasan Cagar Alam Teluk Kelumpang, Selat Laut dan Selat Sebuku terletak 2 Kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru. 

Lanjut Joni, " Dengan adanya konsultasi publik ini diharapkan dapat saling melengkapi dan mensinkronkan antara perencana pengelolaan kawasan konservasi dengan kebijakan Pemerintah  yang ada serta dapat meningkatakan koordinasi antara instansi  dan menyamakan persepsi dan perkembangan pengelolaan daerah, " tutupnya.(Hasan)

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top