Kunker DPRD Kotabaru Untuk Konsultasi Dan Regulasi Yang Penting

Suara Bamega
Kotabaru (Suara Bamega) DPRD Kabupaten Kotabaru telah melakukan kunjungan kerja (kunker)  ke luar Provinsi untuk kunsultasi,  Senin (19/06/17) di kantor DPRD Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Hj. Alfisah, S.Sos. M.AP mengatakan, " DPRD ini kan salah satunya adalah menerima aspirasi masyarakat kalau kita inventarisir dari tahun kemaren sampai ini ada 190 kasus yang datang ke DPRD Kotabaru. Tentu DPR memerlukan studi banding, kunjungan kerja cara penanganan masalah dan regulasi yang terpeting. 

" Regulasi hari yang berubah - rubah aturan apalagi paska UU 23 yang berwenang itu agak berbeda dengan tahun yang dulu, pas UU 23 contoh dari SOPD yang menangani juga berbeda - bada maka di perlukan koordinasi baik itu bidang pertanahan, perkebunan, pendidikan, sosial budaya kemudian ekonomi ini yang perlu di koordinasikan. 

Kata Alfisah, " Dalam kunjungan kerja ini banyak kosultasi ke pemerintah Provinsi, pansus, hasilnya karena kasusnya banyak misalkan contoh kecil ada lahan - lahan sengketa masyarakat yang di kelem kesini, ada yang masalah perkebunan kita koordinasikan ke perusahaan, koordinasikan Kementerian, masalah Perhubungan. Hasilnya  tentu ada regulasi yang harus kami sampaikan ke Eksukutif untuk mendorong selesainya masalah dan banyaknya masalah yang datang ke DPR mencerminkan banyak ya yang belum terselesaikan di Eksukutif. 

Lanjut Alfisah, " Masyarakat silahkan mengeritik DPR tapi kita punya dasar bekerja dan DPR mengontrak lambaga resmi apakah peran DPR selama ini,  itu negatif atau tidak karena kita bekerja sesuai regulasi atomatis yang menilai sesuai regulasi. Kalau masyarakat antipati terhadap lemaga Dewan itu hak mereka, tapi atipati itu punya dasar apa tidak itu yang menjadi pertanyaan.  DPR tidak anti keritik dan bagaiman menjelaskan bahwa apa yang dilaksankan selama ini baik kunjungan kerja, konsultasi, pansus regulasi UU perubahannya itu harus punya dasar, " tutupnya.(Hasan)