Wanita 9 Kali Lebih Rentan Terhadap Lupus

Suara Bamega
Suara Bamega - Sudah pernah mendengar penyakit lupus? Penyakit ini disebabkan oleh sistem imun tubuh yang terlalu agresif sehingga menyerang sel-sel sehat yang ada di dalam tubuh hingga mengalami kerusakan perlahan. Yang mengejutkan, menurut medicalnewstoday.com, ternyata wanita 9 kali lebih berpotensi terserang lupus daripada pria!

Memang penyebab pasti penyakit lupus belum ditemukan. Namun, beberapa penelitian menemukan bahwa hormone estrogen yang berlebih di dalam tubuh dapat memicu penyakit lupus. Itulah mengapa wanita lebih rentan terserang lupus daripada pria.

Gejala penyakit lupus bisa jadi berbeda antar individu. Beberapa diantaranya adalah: nyeri kaku persendian (bengkak maupun tidak), otot yang cepat lemah dan ngilu, demam tanpa sebab, noda seperti jerawat yang menyebar pada hidung dan pipi, dan kebotakan.

Sampai saat ini, belum ada pengobatan yang betul-betul tepat ditujukan untuk penderita lupus. Namun, para dokter biasanya memberikan treatment yang mengurangi gejala-gejalanya seperti:

1. Obat anti-inflamasi yang bersifat non-steroid seperti aspirin, ibuprofen dan sodium naproksen. Efek samping dari obat ini adalah pendarahan dalam perut dan debar jantung yang tidak teratur.

2. Obat malaria. Lupus dan malaria memang tidak memiliki hubungan secara langsung, namun fakta membuktikan bahwa obat malaria mampu menekan tanda-tanda penyakit lupus. Efek samping obat ini adalah gangguan penglihatan dan otot lemas.

3. Kortikosteroid untuk mencegah inflamasi. Obat ini bisa memicu osteoporosis jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Penderita lupus biasanya diberikan resep suplemen kalsium dan vitamin D bersamaan dengan obat jenis ini.