Diduga Meninggal Karena Penyakit Darah Tinggi

Suara Bamega

Kotabaru (Suara Bamega) Terjadi peristiwa ditemukannya orang meninggal di wilayah Sitkamtibmas Polsek Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, Selasa (25/717)

Dasar laporan Polisi Nomor : LP/ 11/ VII/2017/KALSEL/RES KTB/SEK KELUMPANG HILIR Tanggal 25 Juli 2017

Tempat kejadian Desa Tarjun, Rt 06, Rw 02, Komplek PT. ITP Blok B/02, kec. Klp. Hilir Kab.Kotabaru (tepatnya di Rumah milik Sdra ONNY WAHYU HERTANTO).

Ditemukannya orang dalam keadaan meninggal.Pelapor ONNY WAHYU HERTANTO , Laki-laki, Malang, 09 April 1968, agama Islam, pekerjaan karyawan Swasta, Alamat Ds. Tarjun, Rt 06, Rw 02, Komplek PT. ITP Blok B/02, kec. Klp. Hilir Kab.Kotabaru.

Korban : YULI NUR ANDHI TRISANTO,  laki-laki,  Malang, 29 Juli 1980, agama islam, pekerjaan karyawan Swasta, Alamat Ds. Tarjun, Rt 06, Rw 02, Komplek PT. ITP Blok B/02, Lec. Klp. Hilir Kab.Kotabaru.

Korban ditemukan dalam keadaan terbaring di atas kasur. Pelapor  JUNI SUSYADI A. MD, laki-laki Jl Zafri Zam-zam, Gg Manunggal 02 No 06, Ds. Kuin cerucuk, Rt 031, Rw 03, kec. Banjarmasin barat, kota banjarmasin.

Kejadian berawal pada hari selasa tgl 25 juli 2017 skj 07.56 wita Alm.YULI NUR ANDHI TRISANTO mengirimkan pesan kepada  JUNI bahwa tidak dapat masuk kerja karena sakit.

Korban tinggal bersama dengan ONNY WAHYU HERTANTO namun pada saat itu ONNY sudah berangkat bekerja. Kemudian Skj 16.34 wita korban mengirimkan pesan kepada Sdra ONNY meminta untuk di antar ke rumah sakit karena badannya yang lemas, namun karena sedang dalam keadaan bekerja sehingga sdra ONNY tidak membaca pesan dari korban.

Sejak 18.00 wita ONNY pulang kerumah dan melihat pintu kamar korban dalam keadaan terbuka kemudian setelah di cek ternyata korban dalam keadaan terbaring di atas tempat tidur dengan keadaan mulut mengeluarkan muntah dan ada obat SAMCOVASK 10 di samping kanan korban .

Selanjutnya Sdra ONNY menggerak gerakkan tubuh korban namun korban tidak merespon, kemudian Sdra ONNY menghubungi pihak klinik ITP Tarjun untuk dilakukan pemeriksan, dan diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal.

Berdasarkan keterangan pihak klinik bahwa korban memang mempunyai riwayat penyakit Darah tinggi, kemudian obat SAMCOVASK 10 merupakan obat untuk darah tinggi yang mana obat tersebut bukan dari pihak klinik melainkan korban beli sendiri.

Selanjutnya melaporkan ke Polsek Kelumpang Hilir guna proses hukum lebih lanjut.

Barang Bukti :  1 (satu)  lembar sprei warna kuning motif bunga yang berisi muntah korban, 1 (satu) lembar kaos berkerah lengan pendek warna putih dan warna biru pada bagian lengan, 1 (satu) keping obat SAMCOVASK 10.


Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan telah dibuatkan surat penolakan autopsi yang ditandatangani oleh keluarga korban, untuk hasil visum yang telah dilakukan tidak ditemukan tanda kekerasan dan korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi,  " Pungkasnya.(Red)