Perusahaan Beri Bantuan CSR Untuk Wisata, Perikanan Dan Pendidikan

Suara Bamega
Kotabaru (Suara Bamega) Rapat Ekspo CSR PT. Mubadala Petroleum dengan pemerintan Kabupaten Kotabaru, Selasa (18/7/17) di Oproom Setda Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Di hadiri Sekda Kabupaten Kotabaru, Bappeda, Kepala Dinas Perikanan, Kabag Ekonomi, Dinas Bina Marga Dan Sumber Air, Dinas Pariwisata, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, PT. Mubadala Petroleum, Poltek Kotabaru, STKP Kotabaru.

Sekretariat daerah (Setda) Kabupaten Kotabaru Drs. H. Said Akhmad, MM mengatakan, "  Luas Kabupaten Kotabaru sama dengan dua kali luas Jawa Barat artinya dalam APBD kita banyak hal - hal yang kita biayai, tanpa peran swasta  tidak mungkin bisa mengubah pariwisata menjadi maju. CSR diharapkan bisa membantu pariwisata, peikanan dan pendidikan.

Kita semua berharap pariwisata menjadi wisata nasional, internasional.
Tapi saratnya harus bangun pelabuhan nelayan untuk sandar Speed boot, kapal dan pelabuhan gantung buat wisata, karena pariwisata kontribusi terhadap PAD, meningkatkan devisa daerah secara cepat dan jumlah tenaga kerja.

PT. Mubadala Petroleum External Ralation Ruly Bernaputra mengatakan, " Rapat Ekpo mempresentasikan program CSR yang sudah kami laksanakan sejak tahun 2015, intrekasi kami dengan komonitas di Kotabaru, karena oprasional lapang gas kami memang sesuai rekomondasi Amdal itu jaga berintraksi dengan stekeholder disini memaparkan.

" Secara umum pada tahun 2020, kita berharap mendapatkan masukan untuk program CSR kedepan dari pihak pemerintah daerah dalam hal ini Kabupaten Kotabaru. Agar program yang kami laksanakan kedepan bisa senergi dengan Visi Misi Kabupaten, kedepannya seperti apa, tidak terjadi tumpang tindih atau pengulangan program yang sama.

Kata Ruly, " Acara ini menarik buat masukan perusahaan, terus terang juga seadainya ini menjadi CSR buat kita sendiri akan berat dan saya sangat menghargai kalau porum CSR ini bisa menjadi wadah bersama, untuk kita sama - sama senerji dan mana yang menjadi poksi dari pemerintah Kabupaten, mana yang bisa disepot oleh perusahaan swasta, berdasarkan kebijakan arahan masing - masing dari pihak perusahan. Kami juga punya perencanaan tapi perencanaan itu harus juga punya masukan dari teman - teman di daerah , " tutupnya.(Hasan)