Petani Budidaya Jamur Tiram Butuh Suntikan Modal

Suara Bamega
Kotabaru (Suara Bamega) Para petani di kotabaru, saat ini mulai mengembangkan budidaya jamur tiram putih. Budidaya jamur tiram putih tersebar di beberapa desa, salah satunya desa Sigam wilayah Kemuning Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Petani tersebut telah membudidayakan jamur tiram putih sejak setahun yang lalu, namun para petani terkendala pemasaran dan media tanam (Baglog).
Budidaya jamur tiram selama ini baru dapat memanen setiap hari satu kali menghasilkan 10 sampai 15 kg. Para petani menjual jamur tiram dengan harga Rp. 40.000/kg. Area pemasaranya baru dalam lingkup kabupaten Kotabaru atau hanya pada warung warung terdekat dan dijual masih berupa bahan baku mentah.

Jamur tiram putih merupakan satu jenis jamur cukup mudah untuk di budidayakan. Buat melakukan penyesuaian terhadap kondisi lingkungan jamur tiram tidak terlalu sulit. Usaha budidaya jamur tiram telah banyak di usahakan dalam skala kecil atau di rumah, baik hanya mengusahakan pembiakan bibit nya saja lalu kemudian menjual bibitnya, atau mulai dari membibit hingga membudidayakan sendiri.

Salah satu petani jamur di temui media di tempat budidayanya mengatakan, "Diantara jenis jamur yang dapat di konsumsi, jenis jamur tiram lah yang menurut saya rajanya, karena terbukti dengan banyaknya olahan makanan yang bahan dasarnya terbuat dari jamur tiram yang banyak diminati.

Selama ini kendala utama yang kami hadapi adalah pemasaranya. Oleh karena itu, kami secara bersama mencari terobosan-terobosan agar kendala pemasaran jamur tiram dapat teratasi. Selain itu bagi petani juga bermanfaat untuk saling berbagi ilmu dalam mengembangkan jamur tiram kata, "Endang Suhendri.

“Kami punya angan-angan, apabila ada suntikan modal kami dapat meningkatkan dengan membuat makanan olahan dari jamur tiram seperti keripik jamur, soto jamur, bakso jamur, Risoles, sate jamur, bakmi goreng jamur dan lainnya,” Ujar Endang Suhendri sembari berharap agar pemerintah kabupaten dalam hal ini dapat segera membantu petani berupa media tanam dan penguatan modal serta pemasarannya, "paparnya.(MUD).