Polres Jember Ungkap Kasus Pembunuhan Dengan Motif Dukun Santet

Suara Bamega
Jember – (Suara Bamega) Setelah sempat menjadi buron, Neman alias Pak Hemi (47), salah satu pelaku yang juga otak di balik pembunuhan Satinah wanita 55 tahun di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember Jatim, beberapa waktu lalu, akhirnya diciduk polisi.

Neman yang tercatat sebagai warga Dusun Krajan Lor, Desa Yosorati tersebut ditangkap polisi atas sangkaan melakukan penganiyaan hingga korbannya  meninggal dunia.

Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo, menuturkan, kasus terjadinya pembunuhan tersebut terjadi pada minggu .lalu. Warga Desa Yosorati digemparkan oleh terbunuhnya Satinah, seorang wanita berumur 55 tahun yang ditemukan tewas di kamarnya dengan luka di sekujur tubuhnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas akhirnya berhasil mengungkap motif kasus tersebut sekaligus dapat menangkap salah satu orang pelakunya.

“Kami juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua potong kayu, pakaian korban dan pakaian tersangka. Sedangkan 5 tersangka lainnya masih DPO,” jelas Kapolres, Senin (10/07).

Kepada petugas, Neman mengaku jika kasus pembunuhan tersebut berawal dari kematian anaknya. Dikatakannya, dua pekan sebelum anaknya meninggal dunia, sang anak bermimpi didatangi oleh korban. Mimpi tersebut diyakini oleh Eman  sebagai isyarat bahwa korban telah menyantet anaknya hingga mati.

Maka setelah 40 hari anaknya dikubur, Eman merencanakan pembunuhan tersebut.  Untuk memuluskan rencana itu, Eman meminta bantuan 5 orang yakni NH, ED, THD, HKM, dan THR. NH diketahui merupakan anak kandung Eman, sementara ED adalah  keponakannya.

Selanjutnya mereka mendatangi Satina (korban). Mereka kemudian menganiaya korban dengan mencekik dan memukulnya dengan  kayu hingga korban tak bernyawa. “Padahal antara pelaku dan korban masih ada hubungan famili,” tandas Kapolres.

“Masih ada 5 orang lagi yang terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut dan kini sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang),” tandasnya.

Kini Eman tengah menjalani penyidikan di Satreskrim Polres Jember, guna proses hukum lebih lanjut. (Luk/Kta/Red/TJ)

Sumber : TerasJatim.com