Minggu, 27 Agustus 2017

Festival Katir Race Dan Mallasuang Manu


SuaraBamega.com Kotabaru -  Festival Katir Race Dan Malasuang Manu Pantai Teluk Aru, Minggu (27/8/17) Desa Teluk Aru Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.
Acara di hadiri Bupati Kotabaru, Wakil DPRD Kabupaten Kotabaru, Danlanal Kotabaru, Kapolres Kotabaru, Dandim 1004, Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Setda Kotabaru, Asisten II, Beppeda Kotabaru,  Kepala Dinas Disbudpar, Kepala SOPD Kotabaru, Camat Kotabaru, Kepala Desa Kotabaru dan masyarakat Kotabaru.

Star Katir Race di dua tempat, yakni dari Pulau Kerayaan untuk kelas katir dua orang dan Pulau Karasian untuk kelas katir satu orang. Star secara simbolis dilakukan Pantai Teluk Aru di Buka oleh Bupati Kotabaru. Upacara adat Malasuang manau dan Penanama 2000 pohon Cemara di Laut. 

Festival Katir Race di ikuti 50 orang, kelas 2 orang : Juara 1. nama Katir Dalle Nahkoda Abdul Rahim, juara 2 nama Katir Mega Bauna Nahkoda Kamua, juara 3 nama Katir Naga Mas nama Nahkoda Amirllah.

Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH dalam sambutannya mengatakan, " Kita sama -sama menyaksikan pesta adat tradisi orang Bugis Mandar dalam  mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah, kehidupan sehari - hari mereka dilaut mencari ikan. Setiap tahunnya di adakan Festival Katir Race di Pantai Teluk Aru, ini yang harus kita kembangkan menjadi Fesrtival Nasional. Destinasi Pariwisata yang kita proritaskan di Pantai Gedambaan, Hutan Meranti dan di Siring Laut menjadi tempat wisata di Kabupten Kotabaru.

Danlanal Kotabaru Letkol Laut (E) Joko Andriyanto, ST.,M.Tr.Hanla mengatakan, " Untuk pengamanan dan Sar giat lomba Katir Race ini kita menyiapkan Pamsar dari Lanal, Basarnas daerah, dan  Airud.

Kata Joko, " Untuk perairan / laut di daerah di sini saya dengar masih banyak nelayan dari daerah lain yg menangkap ikan dgn menggunakan bom dan bahan kimia. Tentunya hal terebut tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah dan akan merusak ekosistem. Ke depan akan kita tanggulangi hal teraebut sebagai hasil tangkapan ikan nelayan tradisional daerah sini semakin meningkat." Pungkasnya.(Hasan)

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top