Hampir Kehabisan Darah Kaki Kena Kapak Saat Memotong Kayu

Suara Bamega

Kotabaru (Suara Bamega) Nasib apes menimpa Idris (43) Tahun pembuat gula aren warga Desa Tirawan Rt.01 Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Kaki kirinya terkena sabetan kapak saat pemotong kayu buat memasak gula aren, sebab saat itu hampir gelap mengerjakannya, Senin (31/7/17) di kebun miliknya sekitar 500 meter dari tempat tinggalnya.

Kejadiannya sangat cepat sekali, waktu itu saya sedang memotong kayu sendirian nah saat itu hampir gelap tiba-tiba saja kapak pemotongnya langsung gagangnya patah menyambar kaki sebelah kiri saya yang memang posisi kaki saya agak terbuka” ujar Idris menceritakan musibah yang ia alami saat dibincangi wartawan di rumah sakit umum kotabaru.

Misrah, istri Idris begitu mendengar jeritan suami langsung bergegas mendekat. Betapa terkejut begitu sampah darah sudah berada dimana-mana. Tak sampai disitu, ia mendapat suaminya sudah luka pada kaki kirinya terkena kapak tersebut.

Tanpa menunggu lebih lama, Misrah dan anak-anaknya langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum untuk mendapatkan pertolongan. Melalui kepala UGD Dr Joko Santoso, ketika piket saat itu membenarkan, "bahwasanya pihaknya menerima korban yang mengalami luka kaki akibat terkena benda tajam yakni berasal alat pemotong jenis kapak.

"Korban tiba di Rumah Sakit Umun sekira pukul 19.30 Wita tadi, setelah kami lakukan pertolongan pertama kita langsung melakukan pengobatan, “ terang Dokter Joko Santoso.

Nah dengan kejadian di atas menjadikan masyarakat untuk berhati-hati saat menggunakan alat pemotong jenis kapak tersebut,” memang kalau kita menggunakan mesin pemotong jenis kapak pekerjaan sangat mudah, namun resikonya itu tadi kalau tidak berhati-hati kita bisa celaka karna kalau besinya patah ataupun putus sudah di pastikan akan lepas dari tempatnya dan menyambar kaki kita, “ ujar Mahmud tetangga korban.(MUD).