Jumat, 25 Agustus 2017

Polres Tanbu Berikan Penjelasan Radikalisme Ke Lapisan Masyarakat

SuaraBamega, Tanbu -Terorisme merupakan tindakan yang memiliki akar keyakinan, doktrin dan ideologi yang dapat menyerang kesadaran masyarakat Indonesia dan secara Khusus Kab. Tanah Bumbu, Kamis (24/08/17).

Terorisme tergantung di mana ia tumbuh dan berkembang, Jika ia hidup di tanah gersang, maka terorisme sulit menemukan tempat, sebaliknya jika ia hidup di lahan yang subur maka ia akan cepat berkembang tutur Waka Polres Tanbu Kompol Norhayat, S.I.K.

Menambahkan sedangkan radikalisme merupakan suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan menjungkir balikkan nilai-nilai yang ada secara drastis dan aksi-aksi yang ekstrem.

Pertama, Faktor domestik, yakni kondisi dalam negeri yang semisal kemiskinan, ketidakadilan atau merasa Kecewa dengan pemerintah. Kedua, faktor internasional, yakni pengaruh lingkungan luar negeri yang memberikan daya dorong tumbuhnya sentiment keagamaan seperti ketidakadilan global, politik luar negeri yg arogan, dan imperialisme modern negara adidaya.

Ketiga, faktor kultural yang sangat terkait dengan pemahaman keagamaan yang dangkal dan penafsiran kitab suci yang sempit dan leksikal (harfiyah). Sikap dan pemahaman yang radikal dan dimotivasi oleh berbagai faktor di atas seringkali menjadikan seseorang memilih untuk bergabung dalam aksi dan jaringan terorisme.

Norhayat,  juga mengatakan masyarakat harus waspad dan betul – betul paham serta tidak mudah untuk terbujuk rayu oleh orang – orang yang baru di kenal dan tidak diketahui asal usul nya secara jelas, terangnya. Penulis : Ramdhani

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top