Sosialisasi Dan Pelatihan Pemanfaatan Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin

Suara Bamega
Kotabaru (Suara Bamega) Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Data Terpadu Program Penangan Fakir Miskin (PPFM), Selasa (1/8/17) di Oproom Setda Kabupaten Kotabaru Kalikantan Selatan.

Dihadiri Setda Kabupaten Kotabaru, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinann (TNP2K) Jakarta, Kepala Dinas Sosial Kotabaru, Bappeda, Dinas Kesehatan, SOPD, Camat, dan lainnya.

Setda Kabupaten Kotabaru Drs. H. Said Akhmad, MM menyampaikan pidato Bupati Kotabaru mengatakan, " Persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah bagi setiap daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Kotabaru, beberapa program tentu sudah akan dijalankan oleh pemerintah dalam rangka mengurangi angka kemiskinan.

" Salah satu yang menjadi kendala adalah pemanfaatan Basis Data Terpadu (BDT) program penanganan Fakir Miskin yang masih belum maksimal, padahal basis data ini penting sebagai salah satu meningkatkan penetapan sasaran untuk program perlindungan sosial.

Kata Akhmad, " Dengan digunakan Basis Data yang akurat dan termutahir. maka emplementasi program kegiatan penanggulangan kemiskinan depat semakin terukur, terarah dan tepat sasaran demi kesejahteraan seluruh masyarakar Kabupaten Kotabaru.

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinann (TNP2K) Jakarta Bambang Darsono mengatakan, " Menteri telah membentuk  Pokja pengelalaan data terpadu program penangan fakir miskin, 1.Pengarah Menteri Sosial Republik Indonesia.2 Penanggung jawab : 1. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, 2. Direktur Jenderal Penangan Fakir Miskin Kementerian Sosial, 3. Deputi bidang koordinasi penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial, 4. Ketua Kepala Pusat data dan informasi, " Pungkasnya.(Hsn)