Sosialisasi Program Pendidikan Keluarga

Suara Bamega

SuaraBamega.com, Kotabaru - Pembukaan Sosialisasi Program Pendidikan Keluarga, Jum'at (4/8/17)
di Gedung Paris Berantai Jalan Jenderal Sudirman Kotabaru Kalumantan Selatan.

Dihadiri Setda Kabupaten Kotabaru, Kasubdit Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru, Kepala Sekolah TK, SDN, SMP, Pengawas dan Penilik se Kabupaten Kotabaru jumlah Peserta 398 oarang.

Warisno,S.Sos, M. Pd Kasubdit Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menjelaskan tentang : a. Kebijakan teknis pelibatan keluarga dan masyarakat di Satuan pendidikan, b. Sasaran yang pertama dari kegiatan ini adalah para Guru di sekolah-sekolah, yang mana nantinya dapat di imflementasikan kepada Orang tua anak-anak didik di sekolah masing-masing, c. Pendidikan Keluarga merupakan yang pertama dan utama, yang memiliki pengaruh besar terhadap perilaku individu, orang tua sangat berperan dalam mendidik anak dari kecil hingga besar, d. Ada 3 sentral yang saling mengisi yang belum bersinergi yaitu pendidikan di sekolah, pendidikan keluarga dan pendidikan masyarakat

" Karena adanya berbagai ancaman tentang perkembangan generasi muda yaitu Kekerasan, Narkoba yang sekarang sangat berdampak serius dan jangan sampai anak-anak kita terjerumus pada Narkoba, Porno grafi yang dapat merusak otak dan jauh merusaknya dibandingkan dengan narkoba, Tindakan Amoral dan Radikalisme yang mana jangan sampai anak-anak kita terjebak pada suatu aliran yang dapat merugikan masa depan si anak. Pelibatan orang tua di sekolah yaitu dengan diadakannya pertemuan dengan wali minimal 2 kali/semester, agar para wali murid dapat memahami keterbatasan di sekolah sehingga dapat saling membantu dalam pelaksanaan pembentukan anak.

Setda Kabupaten Kotabaru Drs. Said Akmad, MM dalam membuka kegiatan Sosialisasi tersebut mengatakan Bahwa pendidikan ini sangat penting bagi kita terutama bagi anak-anak kita diharapkan kita sebagai orang tua bisa menjadi contoh bagi anak-anak kita. Selaku pegawai Negeri wajib  menjadi contoh di masyarakat, yaitu dengan bisa mengendalikan pendapatan untuk tidak berlaku boros, harus dapat melihat situasi dan kondisi keuangan, jangan sampai terbawa oleh hal-hal yang dapat memicu keretakan rumah tangga.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru Selamat Riyadi, S. Pd, M.Ed, dalam sambutannya mengatakan, " Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai peran penting dalam pendidikan anak untuk mewujudkan generasi emas 2045. Perkembangan anak dipengaruhi oleh pengasuhan yang diterapkan dalam keluarga. Selain itu, faktor lingkungan masyaraka dan satuan pendidikan berperan dalam perkembangan anak. 

"Berbagai tantangan dalam pendidikan anak di era globalisasi membutuhkan strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendukung perkembangan anak dengan optimal. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membentuk Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat dengan tujuan untuk memperkuat kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat (Tri Pusat Pendidikan) dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu menumbuhkembangkan karakter dan budaya prestasi peserta didik.

Kata Selamat, " Dalam rangka mendukung terlaksananya tujuan tersebut di atas, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga telah mengembangkan program pemberian dana bantuan dimaksud untuk pendidikan keluarga kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kota. Bantuan dana penyelenggaraan kegiatan sosialisasi program pendidikan keluarga dengan sasaran kepala satuan pendidikan, pengawas dan penilik yang belum pernah mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Pada Satuan Pendidikan Penyelenggaraan kegiatan sosialisasi program pendidikan keluarga oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kota.

Lanjut Selamat, " Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pelaku pendidikan yaitu kepala satuan pendidikan. Pengawas, dan penilik tentang pelaksanaan pendidikan keluarga di satuan pendidikan untuk menumbuhkembangkan karakter dan budaya peserta didik. Agar penyaluran dana bantuan tersebut dapat berjalan tertib. efektif efisien, dan akuntabel sesuai tujuan diharapkan, maka dipandang perlu disusun Petunjuk Teknis Bantuan Penguatan Pelaku Pendidikan Keluarga, " Pungkasnya.(Hasan)