Senin, 28 Agustus 2017

Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Di DPRD Kabupaten Kotabaru

SuaraBamega.com - Kunjungan Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotabaru, Senin (28/8/17) di ruangan rapat Gabungan DPRD Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Acara dihadri Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Wakil DPRD Kabupaten Kotabaru, Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Ketua DPRD Kabupaten Tanah
Bumbu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu.

Daftar nama - nama DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan yang hadir : 1. Ketua DPRD T Bumbu H. Supiansyah, ZA,SE, MH, 2. Wakil Ketua DPRD T Bumbu H. Hasanuddin, S.Ag, 3. Ketua Pokja DPRD T Bumbu Syamsisar, S.Pd I, MM, 4. Anggota DPRD T Bumbu Sahrifin, 5. Anggota DPRD T Bumbu La Ode Subhan, 6. Anggota DPRD T Bumbu Tri Joko Iswanto, 7. Anggota DPRD T Bumbu Abdul Rahim, 8. Anggota DPRD T Bumbu Iwan Sulaiman, 9. Anggota DPRD T Bumbu Mahyudin, Se, 10. Anggota DPRD T Bumbu H. Andi Tanrang Al - Idrus.

Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Hj. Alfisah, S.Sos., M.AP mengatakan, " Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Tanah Bumbu di DPRD Kabupaten Kotabaru adalah dalam hal mengakamodir tugas - tugas ke Dewanan, jadi di tanyakan salah seorang Anggota DPRD Tanah Bumbu  Pokja nya H.Syamsisar bagaiamana punya Kotabaru ini sangat simple sekali.

" Kenapa kita bikin simple itu untuk membuka ruang seluas - luasnya kepada masyarakat dalam hal untuk mengakomodir aspirasi masyarakat, sehingga sangat fleksibel sekali misalnya DPR ini urgent yang didahulukan, ini yang bisa dikesampingkan itu yang menjadi alasan kami dan prioritas untuk tugas fungsi itu cendrung kami optimalisasikan ke AKD tidak ke Pokja kerena karena di tata tertipkan itu kan AKD yang dioptimalkan. Tetapi bagaimana untuk ending terakhir kolektif kolegia di sengkronisasi seluruh Pimpinan AKD rapat internal DPRD.
Ketua Pokja DPRD Tanah Bumbu Syamsisar, S.Pd I, MM mengatakan, " Kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Kotabaru ini kan musyawarah dalam rangka membahas persidangan - persidangan dan pembahasan Raperda. Kami melihat bahwa di Kotabaru ini adalah kiat - kiat dan fermula - fermula yang lebih mempercepat pembahasan - pembahasan Raperda - Rapeda, tapi tidak mengurangi kaedah hukum. Karena itu kami akan mencoba, sehingga proses pembahasan Raperda itu tidak terlalu panjang.

Katan Sisar, " Ada beberapa rapat aspirasi masyarakat yang bisa terakomodir. Karena kami menganggap bahwa Paripurna - Paripurna yang hanya sebagai ajang orasi karena ini di rubah.  Persidangan - persidangan tadi memang bisa menjadi Paripurna - Paripurna Istimewa dan peringkasan peringkasan ini yang lebih bagus, " Pungkasnya.(Hasan)

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top