Selasa, 12 September 2017

Begini Kronologis Penangkapan Penghina Ibu Iriana Joko Widodo

SuaraBamega.com – Tak butuh waktu lama. Hanya Empat Hari. Akhirnya polisi berhasil menciduk Dodik Ikhwanto, pemilik akun Instagram @warga_biasa yang mengunggah foto hasil editan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan kata-kata tak pantas.Penyelidikan terhadap identitas pemilik akun tersebut Kamis (7/9) dan penangkapan dilakukan Senin (11/9).

“Polri dalam hal ini melakukan penyelidikan dan menemukan seseorang di Bandung, sebelum kemudian melakukan penangkapan di Palembang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/9/2017).

Berikut kronologi pengungkapan kasus penghina Iriana:

Kamis, 7 September 2017

Polisi dari Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan setelah menemukan akun Instagram @warga_biasa yang mem-posting gambar editan Iriana Joko Widodo dengan disandingkan kata-kata tidak senonoh.

Jumat, 8 September 2017

Polisi menangkap seorang wanita berinisial DW di Bandung. DW, yang berstatus saksi, mengatakan Dodik Ikhwanto-lah yang mengunggah konten penghinaan itu dan memberi tahu keberadaan DI di Palembang, Sumatera Selatan.

Sabtu, 9 September 2017

Penyidik dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Marzuki berangkat ke alamat pelaku di Palembang untuk melakukan penangkapan.

Senin, 11 September 2017

Polisi menangkap Dodik di rumah orang tuanya pada pukul 20.00 WIB dan hari ini membawa pelaku ke Bandung untuk proses hukum selanjutnya.

Baca juga: Breaking News, Pemilik Akun yang Menghina ibu Iriana Jokowi Ditangkap Polisi

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan bendera organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di kediaman Dodik Ikhwanto pelaku penghinaan terhadap ibu negara Iriana Widodo di Palembang. Polisi akan menelusuri kaitan Dodik dengan HTI.

Baca juga: Luar Biasa… Kasat Serse Polrestabes Bandung AKBP Yoris Marzuki dan Tim Tangkap Penghina Ibu Negara

Kain bendera HTI tersebut berwarna hitam dan putih. Terdapat tulisan Arab dalam kain tersebut. Barang bukti tersebut ditemukan di kediaman Dodik di Palembang.

“Di rumahnya di Palembang kita mendapatkan satu bendera HTI dengan pin dan gantungan kunci HTI,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jabar, Selasa (12/9/2017) seperti dikutip Detikcom

Yoris belum bisa memastikan adakah kaitannya Dodik dengan HTI. Pihaknya masih akan mendalami temuan tersebut.

“Ini masih didalami apakah ada kaitan dengan HTI atau tidak. Nanti hasil penyelidikan yang bisa membuktikan,” katanya.

Saat ini, sambung Yoris, penyidik masih fokus menangani perkara terkait hinaan terhadap Iriana. Selain kain mirip bendera HTI, polisi juga masih akan mendalami kasus tersebut dari barang bukti lainnya berupa ponsel Dodik.

“Yang jelas penyidikan dan penyelidikan awal kita mengarah pada satu postingan ini dulu untuk memenuhi alat bukti,” kata dia.(Red)

Disclaimer: Gambar, Artikel ataupun Video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Iklan

Top